Pekanbaru-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAI Diniyyah Pekanbaru menggelar kegiatan pematangan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tahun 2026 Angkatan XVII. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan panitia, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KUKERTA dalam menjalankan program secara optimal, terarah, dan berdampak.
Adapun agenda utama dalam kegiatan ini meliputi KUKERTA Berbasis PMB serta Bedah Buku Pedoman KUKERTA. Kedua agenda ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan pemahaman seluruh pihak terkait konsep, strategi, serta teknis pelaksanaan KUKERTA di lapangan.
Pada sesi KUKERTA Berbasis PMB, Dr. Mukhyar, MA selaku Ketua Pengarah kepanitiaan sekaligus Ketua Senat IAI Diniyyah Pekanbaru, menyampaikan berbagai strategi dalam menarik minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di IAI Diniyyah Pekanbaru. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penguatan basis data serta pendekatan sosial yang terstruktur di lokasi KUKERTA.
Beberapa poin strategis yang disampaikan antara lain pentingnya pendataan jumlah siswa SMA/sederajat serta identifikasi anak-anak putus sekolah di wilayah sasaran. Selain itu, mahasiswa juga diarahkan untuk menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat yang berpotensi menjadi mitra dalam mendorong minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Dr. Mukhyar juga menekankan pentingnya pengumpulan data sekolah, termasuk alamat sekolah, kepala sekolah, serta pembina OSIS sebagai bagian dari jaringan komunikasi dan promosi kampus. Pengumpulan data ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi diarahkan untuk membangun bank data yang terstruktur sebagai basis pengembangan strategi promosi dan penguatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAI Diniyyah Pekanbaru ke depan.
Di samping itu, peserta KUKERTA diharapkan mampu menyuplai informasi-informasi menarik terkait kampus, seperti profil dan identitas IAI Diniyyah Pekanbaru, prestasi dosen, kiprah akademik, prestasi mahasiswa, serta berbagai keuntungan dan kemudahan yang diperoleh jika berkuliah di IAI Diniyyah Pekanbaru. Informasi ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun citra positif kampus sekaligus menarik minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor III IAI Diniyyah Pekanbaru yang memberikan sambutan sekaligus arahan strategis. Dalam sambutannya, Rektor IAI Diniyyah Pekanbaru menegaskan bahwa KUKERTA bukan hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi media strategis dalam memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menjalankan peran ganda, yaitu sebagai agen pemberdayaan dan sekaligus duta kampus.
Sementara itu, Wakil Rektor III menekankan pentingnya kesiapan mental, etika, serta kemampuan komunikasi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan KUKERTA tidak hanya diukur dari program yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana mahasiswa mampu membangun hubungan baik, memberikan dampak positif, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Adapun tema yang diusung pada KUKERTA Tahun 2026 Angkatan XVII adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Nilai-Nilai Islam melalui Pendekatan Holistik dalam Mewujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Berkelanjutan.” Tema ini mencerminkan komitmen institusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan pemberdayaan yang menyeluruh.
Melalui kegiatan pematangan ini, diharapkan panitia, DPL, dan seluruh peserta KUKERTA memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan program, sehingga pelaksanaan KUKERTA Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan institusi.
Penulis: Tim LPPM